Dibutuhkan Penyihir Bergaji Rp 827 Juta Per Tahun

Anda seorang pesulap, mentalis, ilusionis, atau apa pun namanya dan bisa berbahasa Inggris, lowongan di Wookey Hole ini mungkin patut Anda simak. Sebab, tempat wisata di sebelah selatan Bukit Mendip di Wells, Somerset, Inggris, tersebut tengah mencari penyihir. ”Kami kehilangan (karakter) penyihir. Karena itu, kami harus mendapatkan pengganti secepatnya. Kami mencari seorang yang ramah, sedikit nakal, dan berkarakter,” ujar seorang petugas bagian sumber daya manusia di Wookey Hole seperti dikutip Daily Mail. Yang menggiurkan, pengelola tempat wisata berupa penelusuran gua itu menjanjikan imbalan gaji GBP 50 ribu per tahun. Kalau dirupiahkan, uang tersebut lebih dari Rp 827 juta. Pelamar juga tidak dibatasi harus dari kebangsaan apa. Tapi, para calon pelamar juga mesti tahu, masih ada syarat tambahan selain kemampuan menyulap atau menyihir, yaitu harus bisa tertawa mengikik ala nenek sihir dan tidak alergi pada kucing. Pasalnya, karakter si penyihir nanti diidentikkan dengan kucing peliharaan. Satu tuntutan lainnya dari manajemen, yang mendapatkan pekerjaan itu harus rela tinggal di dalam gua Wookey Hole. Berminat? Kalau iya, Anda sebaiknya segera mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Sebab, audisi diadakan akhir bulan ini, tepatnya pada 28 Juli. Petugas akan menilai peserta dari kostum, penampilan, serta siapa pun yang bisa menampilkan karakter mirip seperti penyihir pada umumnya. Pengelola tempat wisata itu membuka lowongan tersebut untuk menggantikan posisi Jane Brenner, 66, penyihir sebelumnya, untuk setahun ke depan. Sebab, masa tugas Brenner sudah habis. Perempuan itu sudah menghabiskan hidup dengan berperan sebagai nenek sihir yang jahat selama enam tahun terakhir. Untuk itu, iklan dipasang secara nasional. Pengelola pun berharap bisa memperoleh banyak kandidat. ”Isi iklan lowongan itu jelas dan berterus terang: (yang terpilih) akan hidup di dalam gua, menjadi penyihir, dan melakukan apa yang semestinya dilakukan penyihir,” tegas Daniel Medley dari manajemen Wooker Hole. Pengelola juga tidak memasang ketentuan si calon penyihir harus wanita atau pria. Selain demi keadilan, juga karena berdasar dokumen sejarah, jenis kelamin penyihir betulan yang pernah tinggal di dalam gua itu belum diketahui. “Yang pasti, Wookey Hole ingin mengangkat keseharian si penyihir baru nanti sebagai seseorang yang jahat dan buruk rupa. Dengan demikian, ketika memasuki gua, pengunjung bisa mendapatkan perasaan seperti berada dalam masa kegelapan,” imbuh Medley. Mereka yang terpilih juga harus memakai kostum setiap hari. Pengelola membolehkannya membawa barang-barang ataupun peralatan pendukung khas penyihir yang dianggap perlu. Gua di Wookey Hole memiliki nilai legenda dan sejarah yang membuatnya menarik di mata banyak wisatawan. Menurut cerita masyarakat sekitar, seorang penyihir dipercaya oleh warga sekitar pernah hidup di dalam gua kapur itu. Namun, seorang rahib dari Glastonbury mengutuknya menjadi batu. Pasalnya, penyihir tersebut sudah merusak pertunangannya dengan sang calon istri hingga dia putus asa dan memutuskan menjadi rahib. Sedangkan sisi nilai sejarah dapat dilihat dari berbagai penemuan berupa artefak dan koin dari zaman Romano-British. Termasuk, koin perak Marcia (124 SM), puisi, senjata, ornamen perunggu, dan koin Roma dari Vespasian hingga Valentinian. Bagian yang tidak kalah menarik adalah suhu gua yang stabil pada 11 derajat Celsius. Aliran air di dalamnya juga sudah digunakan pada 50.000 tahun silam. Pabrik kertas tertua di Inggris sudah memanfaatkannya dalam proses pembuatan kertas sejak 1610. Gua itu mulai dikenal banyak orang ketika arkeolog Herbert Balch mulai memublikasikan keberadaannya pada 1914. Sejak saat itu, berbagai eksplorasi dilakukan di tempat tersebut. Keindahan tempat itu juga menarik BBC untuk menjadikannya sebagai tempat pembuatan beberapa serial televisi. Di antaranya, Doctor Who: Revenge of the Cybermen (1975) yang dibintangi Tom Baker dan Robin of Sherwood (1983). Guna meningkatkan pelayanan, manajemen juga akan membuka hotel baru.

Sumber : jawapost

Foto       : dailymail

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: