Misteri Dibalik Kematian Michael Jackson

michaeljacksonKematian ikon musik pop Michael Jackson akibat serangan jantung, Jumat dini hari WIB, telah membangkitkan keingintahuan orang mengenai apa penyebab kematiannya itu. Mungkin perlu berminggu-minggu untuk menunggu hasil otopsi bisa mengungkapkan faktor sebenarnya yang membuat denyut jantung biduan ini berhenti seketika. Salah satu penyebab telah dilaporkan oleh laman selibriti TMZ.com bahwa Michael telah menyuntikkan obat penenang Demerol sebelum kemudian terkena serangan jantung. Spekulasi lain menyebutkan penyebabnya adalah kombinasi Demerol dan Oxycontin, obat penenang kuat lainnya yang merupakan salah satu dari yang paling umum disalahgunakan. Berikut beberapa fakta mengenai serangan jantung dan kedua obat penenang tersebut. Demerol Serangan jantung terjadi manakala denyut jantung berhenti menyalurkan darah. Pada 80 persen kasus, penyebabnya adalah penyakit jantung, namun obat penenang narkotik seperti Demerol bisa menimbulkan serangan jantung. Dr. Daniel Simon, Kepala Kardiologi University Hospitals Case Medical Center di Cleveland, mengatakan jika Jackson telah disuntiki terlalu banyak Demerol, maka obat inilah yang menyebabkan nafasnya berhenti, satu kondisi yang harus ditangani dengan bantuan pernafasan. “Skenario yang paling sering terjadi dengan Demerol adalah berhentinya saluran pernafasan karena udara habis dipompa untuk bernafas,” kata Simon dalam satu wawancara via telepon. Dia menyatakan bahwa kandungan oksigen yang rendah dalam darah bisa memicu detak jantung mematikan yang dikenal dengan sebutan “ventricular fibrillation” (kekacauan arus listrik pada jantung) dimana jantung berdenyut namun tidak mengalirkan darah. “Tanpa CPR dan defibrillator, anda tak punya peluang selamat,” kata Simon. Demerol dan Oxycontin ABC News melaporkan bahwa Michael Jackson kecanduan obat penenang dan mungkin telah menggunakan Demerol yang dicampurkan dengan Oxycontin. Kardiologis dari Klinik Cleveland Clinic dan mantan Presiden Heart Rhythm Society, Dr. Bruce Lindsay, menyatakan jika dikombinasikan, kedua obat penenang itu akan memicu terjadinya serangan jantung. “Jika anda terlalu banyak mengonsumsinya, obat ini akan benar-benar menekan sistem nerves pusat sehingga pasien ambruk dalam tidur panjang atau bahkan koma. Dan jika daya tampung sistem pernafasannya terlalu dalam 0tertekan, maka nafasnya berhenti,” kata Lindsay. “Jika dia berhenti bernafas, maka tentunya jantung disebut terkena serangan kardial, tapi bukan karena masalah jantung utama. Itu sederhana saja terjadi karena pola kematian final adalah jantung berhenti berdenyut.” Penyakit Jantung Simon mengungkapkan bahwa banyak media mencari alasan yang eksotis untuk menjelaskan kematian Michael karena dia masih muda, padahal umur 50an tidaklah terlalu muda untuk bisa terkena serangan jantung. “Banyak orang terkejut ternyata di usia ke50nya mereka terkena jantung. 30 persen serangan jantung terjadi pada orang yang mengalaminya di gejala pertama penyakit jantung,” kata Simon. “Saat otopsi dilakukan, hal pertama yang mesti diperhatikan penguji medis adalah bintik pada otot jantung yang menunjukkan bekas serangan jantung,” kata Simon, Dia mengungkapkan, 25 persen pasien yang terkena serangan jantung, sebelumnya mengalami serangan tanpa diketahuinya. “Nah bintik itulah yang akan menerangkan hal itu.

lisa-marie-presleySementara itu Mantan istri Michael Jackson, Lisa Marie Presley, Sabtu dini hari WIB, menyatakan bahwa sang bintang pop merupakan jiwa yang terluka yang pernah memperkirakan dirinya berakhir seperti mantan mertuanya, mending ikon musik rock Elvis Presley.

Seperti ditulis dalam blog Myspace-nya, Marie Presley mengaku mensobek-sobek laporan media yang menyebutkan hubungannya dengan Michael Jackson telah didesain, dengan mengatakan bahwa perceraian mereka terjadi karena Marie tidak mampu menyelamatkan Michael dari prilaku menghancurkan dirinya sendiri.

“Hubungan kami bukan tipuan seperti diberitakan pers,” kata Marie Presley (41) dalam posting di blognya yang kemudian dibenarkan oleh juru bicaranya.

Dia menyebut hubungannya dengan Michael sebagai “hubungan yang tidak lazim” seraya menambahkan, “Walaupun demikian, saya yakin dia mencintai saya sebesar cintanya pada yang lain dan saya sangat mencintainya.”

Marie Presley, puteri semata wayang si Raja “Rock and Roll” dan pemain film yang mengisahkan dirinya sendiri, mengungkapkan percakapannya dengan Michael pada hari kematian ayahandanya pada 16 Agustus 1977.

Elvis Presley meninggal di usia 42 karena serangan jantung setelah bertahun-tahun menenggak obat-obatan.

“Satu waktu dia tercenung, menatapku amat rekat dan mengungkapkan dengan keyakinan yang diutarakannya dengan tenang: ‘Saya takut akan berakhir seperti dia (Elvis), seperti cara dia meninggal.”

Marie menulis bahwa dia telah berupaya memupus bayangan itu dari pikiran Michael, namun Raja Pop menggelengkan kepalanya kemudian mengangguk seolah mengetahui pasti perkataanya dan tidak akan menyerah begitu saja.

“Saat saya duduk dengan diliputi kesedihan, refleksi dan kebingungan atas apa yang menjadi kekeliruan terbesarku sampai sekarang, mengikuti berita nyaris tak pernah ketinggalan seditik pun skenario pasti bahwa saya melihat peristiwa yang terjadi pada 16 Agustus 1977 terjadi lagi kini pada Michael (pemandangan yang tak pernah lagi saya ingin saksikan), persis seperti yang telah dia perkirakan, saya benar benar hancur,” kata Marie.

Dia menulis bahwa dia dan Keluarga Jackson berusaha menyelamatkannya dari hal yang tak terhindarkannya yang sekarang baru menimpanya, namun dia merasa tak mampu lagi sehingga harus mengakhiri hubungan mereka.

“Saya menjadi sangat sakit dan lelah secara emosional serta spiritual oleh upaya saya menyelamatkannya dari prilaku menghancurkan dirinya sendiri dan dari vampire dan lintah mengerikan yang dia selalu bayangkan mengelilingi dirinya,” tulis Marie.

Sumber : Antara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: